Blog

Cara Buat QRIS untuk Toko Oleh-Oleh: Panduan Transaksi

Cover artikel penggunaan QRIS untuk toko oleh-oleh.

QRIS membantu toko oleh-oleh menerima pembayaran tanpa meminta pelanggan menyiapkan uang tunai, tetapi manfaatnya baru terasa jika alur kasir, pencatatan barang, potongan, dan settlement dibuat konsisten. Untuk toko dengan transaksi sederhana, QRIS statis dapat memadai; untuk banyak SKU, bundel, atau antrean ramai, QRIS dinamis lebih mudah dikaitkan dengan nota. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Artikel ini menjelaskan cara menyiapkan QRIS melalui PJP, cara memilih tipe QR, alur pembayaran di kasir, rekonsiliasi laporan dengan penjualan, cara membaca potongan secara aman, dan langkah melayani turis asing tanpa menjanjikan fitur yang belum dikonfirmasi PJP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Ringkasan cepat

  • Tentukan tipe QRIS dari alur kasir dan variasi nominal, bukan hanya dari ukuran toko. Rujukan resmi: Bank Indonesia.
  • Nama penerima pada aplikasi pembayar harus cocok dengan merchant yang diumumkan di kasir.
  • Jangan menganggap nominal bruto sama dengan dana settlement; cek kolom fee atau MDR pada laporan PJP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.
  • Rekonsiliasi harian mencocokkan nota, status transaksi, referensi, potongan, dan dana masuk.
  • Fitur cross-border, settlement, dan laporan mengikuti PJP; konfirmasi sebelum membuat janji kepada pelanggan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Mengapa toko oleh-oleh perlu menyiapkan QRIS?

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Toko oleh-oleh sering melayani pembelian dengan nominal berbeda, beberapa jenis produk, dan pelanggan dari luar kota atau luar negeri. QRIS memberi pilihan pembayaran digital yang praktis, tetapi QR bukan pengganti sistem kasir. Kasir tetap perlu memastikan barang, nominal, dan status transaksi benar sebelum pesanan diserahkan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bank Indonesia menjelaskan QRIS sebagai standar pembayaran QR dan membedakan MPM Statis, MPM Dinamis, serta CPM. Untuk memahami dasar klasifikasi tersebut, rujuk https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/default.aspx. Dalam praktik toko, pilihan paling penting adalah apakah nominal dimasukkan pelanggan atau dibuat dari sisi merchant.

Pilih QRIS statis atau dinamis untuk toko oleh-oleh

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Pilihan QRIS statis atau dinamis untuk toko oleh-oleh berdasarkan volume dan alur kasir.
Pilih QRIS untuk toko oleh-oleh

Gambar: Toko oleh-oleh perlu memilih metode pembayaran yang mendukung pencatatan kasir, pencocokan pesanan, dan penyimpanan bukti.

QRIS statis cocok ketika kasir menangani transaksi yang mudah diawasi dan pelanggan dapat memasukkan nominal sendiri. QRIS dinamis lebih menarik ketika setiap keranjang belanja memiliki total berbeda, ada banyak kasir, toko memakai POS, atau kasir ingin meminimalkan salah nominal. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jangan menyimpulkan QRIS dinamis selalu lebih baik. Model tersebut bergantung pada perangkat, integrasi, koneksi, dan fitur PJP. Toko kecil dapat memulai dengan statis lalu mengevaluasi selisih atau kesalahan transaksi. Toko dengan antrean dan banyak produk dapat menilai manfaat dinamis dari waktu pelayanan dan kualitas rekonsiliasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Aspek QRIS statis Rujukan resmi: Bank Indonesia. QRIS dinamis Rujukan resmi: Bank Indonesia.
Input nominal Pelanggan memasukkan nominal. Merchant atau sistem memasukkan nominal.
Kode Satu kode dapat digunakan berulang. Kode dibuat untuk transaksi tertentu.
Cocok untuk Transaksi sederhana dan kasir mudah mengawasi. Banyak SKU, bundel, antrean, atau POS.
Risiko utama Salah ketik nominal atau salah tujuan. Gangguan perangkat atau integrasi.
Kontrol Cek nama, nominal, dan status berhasil. Cocokkan kode, nota, nominal, dan status.

Cara membuat QRIS untuk toko oleh-oleh

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Pilih PJP berizin BI, cek bentuk pemohon yang diterima, siapkan identitas dan data usaha yang diminta, lalu ikuti proses pendaftaran serta verifikasi. Tanyakan sejak awal nama merchant yang tampil, rekening settlement, format laporan, biaya atau MDR, dukungan refund, dan apakah transaksi turis asing tersedia. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bank Indonesia memaparkan alur umum pendaftaran melalui PJP pada https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/cerita-bi/Pages/cara-membuat-qris.aspx. Ezeelink juga menyediakan kanal informasi QRIS di https://ezeelink.co.id/qris/ dan pendaftaran merchant di https://ezeelink.co.id/daftar-merchant/. Detail paket dan estimasi harus diverifikasi kembali sebelum digunakan dalam materi promosi.

Setelah disetujui, lakukan transaksi uji dari sisi pelanggan dan merchant. Periksa nama penerima, status berhasil, notifikasi, laporan, dan dana settlement. Jangan mencetak puluhan kode sebelum satu alur berhasil.

Alur memakai QRIS di kasir

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Alur order, total belanja, pembayaran, verifikasi, dan penyimpanan referensi transaksi.
Alur kasir dan pencatatan barang

Gambar: Nomor order, nominal, dan bukti pembayaran membantu mencegah transaksi tertukar di kasir.

Kasir mulai dari nota atau POS, memastikan total belanja, lalu menampilkan QRIS yang benar. Pada QRIS statis, pelanggan memasukkan nominal dan kasir harus meminta pelanggan menunjukkan status berhasil. Pada QRIS dinamis, kasir atau sistem membuat kode berdasarkan transaksi dan pelanggan memeriksa detail sebelum membayar. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jangan menjadikan screenshot atau suara pelanggan sebagai satu-satunya bukti. Pesanan sebaiknya dianggap lunas setelah status berhasil terlihat pada dashboard, notifikasi resmi, atau mekanisme verifikasi merchant yang disediakan PJP. Jika koneksi lambat, ikuti SOP pending dan jangan meminta pembayaran kedua sebelum status pertama jelas. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Panduan merchant Ezeelink di https://ezeelink.co.id/blog/qris-merchant/ dapat dipakai sebagai bahan pelatihan, tetapi langkah antarmuka perlu disesuaikan dengan akun yang digunakan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Cara merekonsiliasi penjualan, potongan, dan settlement

Rekonsiliasi gross, MDR, net, settlement, dan selisih penjualan toko oleh-oleh.
Rekonsiliasi potongan dan settlement

Gambar: Rekonsiliasi perlu memisahkan transaksi kotor, potongan biaya, dan dana bersih yang masuk.

Ambil data dari POS atau buku penjualan dan laporan merchant pada periode yang sama. Cocokkan nomor nota dengan nomor referensi, nominal bruto, status, waktu, dan rekening settlement. Setelah itu, hitung selisih antara bruto dan dana bersih dengan melihat kolom potongan atau MDR yang tercantum pada laporan.

Jangan menulis angka potongan secara generik untuk semua merchant. Struktur biaya dan kategori MDR dapat mengikuti ketentuan BI serta pengaturan PJP. Yang perlu dilakukan toko adalah menyimpan tarif atau ketentuan yang berlaku pada akun, lalu memakai angka laporan aktual ketika melakukan rekonsiliasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Template proses rekonsiliasi dapat dipelajari melalui https://ezeelink.co.id/blog/cara-lakukan-rekonsiliasi-keuangan/. Tetapkan siapa yang mengunduh laporan, siapa yang memeriksa selisih, dan kapan koreksi dicatat.

Data rekonsiliasi Sumber Pemeriksaan
Nomor nota POS atau buku penjualan Cocokkan dengan nomor referensi.
Nominal bruto Nota dan laporan merchant Pastikan total sebelum potongan sama.
Potongan/MDR Laporan atau ketentuan PJP Rujukan resmi: Bank Indonesia. Gunakan tarif yang berlaku pada akun.
Dana bersih Mutasi rekening settlement Cocokkan periode dan rekening tujuan.
Status khusus Dashboard merchant Pisahkan pending, refund, batal, dan ganda.

Apa arti settlement untuk toko oleh-oleh?

Settlement adalah proses dana transaksi dipindahkan ke rekening yang didaftarkan setelah transaksi diproses sesuai ketentuan PJP. Waktu pencairan dan cut-off bukan satu angka yang berlaku untuk semua layanan. Periksa jadwal, hari libur, rekening, status transaksi, dan aturan produk pada dashboard atau kontrak merchant. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jika transaksi berstatus berhasil tetapi dana belum terlihat, cocokkan tanggal transaksi dengan periode settlement, rekening tujuan, nominal bersih, dan referensi. Jangan langsung menganggap dana hilang. Hubungi PJP jika melewati jadwal yang tercantum dan sertakan laporan serta bukti rekonsiliasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bagaimana menangani refund, salah nominal, atau transaksi pending?

Pisahkan tiga kondisi: pelanggan membayar nominal yang salah, transaksi masih pending, dan transaksi berhasil tetapi barang dibatalkan. Prosedur masing-masing dapat berbeda. Catat nomor referensi, cek status pada sisi pembayar dan merchant, lalu gunakan kanal PJP sebelum membuat keputusan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Untuk refund, toko tidak boleh menjanjikan dana kembali dalam durasi tertentu tanpa konfirmasi PJP. Jelaskan bahwa proses mengikuti status transaksi, pihak yang memproses, dan kebijakan penyelenggara. Jika terjadi sengketa, simpan nota, laporan, dan komunikasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jika ada dugaan QR diganti atau nama penerima tidak sesuai, amankan materi fisik dan rujuk panduan https://ezeelink.co.id/blog/qris-palsu/. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Cara melayani wisatawan asing dengan QRIS

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Alur kasir melayani wisatawan asing dengan jejak pembayaran yang dapat ditelusuri.
Melayani turis dengan jejak pembayaran yang jelas

Gambar: Saat melayani turis, pastikan dukungan PJP, cek status di kanal merchant, dan cocokkan settlement. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Merchant Indonesia dapat menerima pembayaran turis asing melalui QRIS Antarnegara jika PJP dan skema terkait mendukungnya. BI menjelaskan bahwa merchant perlu mengonfirmasi kesiapan cross-border kepada PJP, menerima notifikasi dalam Rupiah, dan tetap mengikuti kerangka biaya merchant yang berlaku. Informasi negara dan alur terbaru ada di https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/qris-antarnegara/default.aspx.

Kasir sebaiknya tidak mengubah harga Rupiah secara manual hanya karena pelanggan melihat nominal dalam mata uang asing di aplikasinya. Biarkan aplikasi dan skema pembayaran menampilkan konversi kepada pembayar, sementara merchant memeriksa nominal dan status yang muncul pada sistem merchant.

Siapkan papan kecil dalam bahasa sederhana: harga menggunakan Rupiah, minta pelanggan menunggu status berhasil, dan jangan menyerahkan barang hanya berdasarkan screenshot.

SOP harian toko agar laporan QRIS rapi

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Pada awal shift, cek QR yang dipakai, perangkat, koneksi, notifikasi, dan rekening atau dashboard. Saat transaksi, masukkan atau cocokkan nominal dengan nota. Pada akhir shift, hitung total transaksi, tandai pending atau refund, unduh laporan, dan cocokkan dengan POS.

Selisih kecil pun perlu diberi status: salah input, transaksi ganda, pembatalan, potongan, settlement beda periode, atau belum teridentifikasi. Jangan menghapus baris transaksi yang bermasalah; tambahkan catatan koreksi dan nomor tiket PJP bila ada. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Untuk panduan pendaftaran merchant, gunakan kanal resmi Ezeelink di https://ezeelink.co.id/daftar-merchant/ dan jangan mengandalkan link yang dibagikan melalui akun tidak terverifikasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Kesimpulan

QRIS dapat membantu bisnis menerima pembayaran dengan lebih rapi jika pilihan metode, pemeriksaan status, pencatatan, potongan, dan settlement disatukan dalam satu SOP. Gunakan informasi resmi PJP dan Bank Indonesia sebagai acuan, lalu uji alur nyata sebelum menjadikannya janji kepada pelanggan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Toko oleh-oleh menyiapkan QRIS, laporan, dan SOP kasir bersama Ezeelink.
Daftar QRIS Ezeelink dan mulai terima pembayaran dari bank dan e-wallet.

Referensi

Artikel ini menggunakan sumber resmi Bank Indonesia untuk ketentuan QRIS dan menandai contoh rekonsiliasi sebagai ilustrasi. Nilai MDR, waktu settlement, koridor QRIS Antarnegara, fitur laporan, dan kebijakan refund dapat berbeda menurut kategori merchant, PJP, serta status layanan. Karena fitur, biaya, limit, settlement, dan kebijakan PJP dapat berubah, periksa kembali sumber Bank Indonesia serta informasi Ezeelink terbaru sebelum menjadikannya acuan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bank Indonesia — QRIS dan jenis mode pembayaran — https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/default.aspx

FAQ

QRIS apa yang cocok untuk toko oleh-oleh?

QRIS statis cocok untuk transaksi sederhana dengan volume yang mudah diawasi. QRIS dinamis lebih sesuai jika total belanja sering berubah, SKU banyak, antrean ramai, atau kasir perlu menghubungkan pembayaran dengan nota. Pilihan akhir bergantung pada perangkat, POS, integrasi, dan fitur PJP, bukan ukuran toko semata. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apakah potongan QRIS sama untuk semua toko?

Tidak boleh diasumsikan sama. Potongan atau MDR mengikuti kategori merchant, ketentuan BI, dan pengaturan PJP yang berlaku. Baca tarif pada perjanjian atau laporan merchant. Saat rekonsiliasi, gunakan nilai aktual pada kolom laporan dan jangan menjanjikan angka tertentu sebelum diverifikasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Berapa lama settlement QRIS toko oleh-oleh?

Tidak ada jadwal universal. Settlement dipengaruhi PJP, jenis layanan, cut-off, hari operasional, rekening, dan status transaksi. Cocokkan jadwal resmi dengan tanggal transaksi dan nominal bersih. Jika melewati jadwal, hubungi PJP dengan nomor referensi, laporan, dan bukti rekening settlement. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apakah toko oleh-oleh bisa menerima pembayaran turis asing?

Bisa jika PJP dan skema QRIS Antarnegara yang digunakan merchant mendukung transaksi tersebut. Konfirmasi kesiapan cross-border kepada PJP. Merchant biasanya menerima notifikasi dan nilai dalam Rupiah, sedangkan konversi dilihat pelanggan di aplikasinya. Tetap cek status berhasil sebelum menyerahkan barang. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apakah screenshot pembayaran cukup sebagai bukti?

Sebaiknya tidak. Screenshot dapat diedit atau tidak mencerminkan status akhir. Cocokkan transaksi dengan notifikasi, dashboard merchant, atau laporan PJP menggunakan nomor referensi dan nominal. Jika sistem sedang bermasalah, ikuti SOP pending dan jangan meminta pelanggan membayar ulang sebelum status pertama dipastikan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bagaimana cara membuat QRIS untuk toko oleh-oleh?

Pilih PJP berizin BI, siapkan data pemohon dan usaha sesuai permintaan, lengkapi verifikasi, lalu lakukan transaksi uji setelah disetujui. Tanyakan nama merchant, rekening settlement, format laporan, biaya, refund, serta cross-border sebelum mencetak QR. Gunakan kanal resmi Ezeelink bila memilih layanan Ezeelink. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Baca juga

Ditulis oleh Tim Konten Ezeelink | Diverifikasi oleh Tim Editorial Ezeelink
Diperbarui: 6 September 2026

Konsultasi Kebutuhan Bisnis Anda Gratis
Dapatkan saran personalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda

About Tim Konten Ezeelink

Tim Konten Ezeelink adalah tim penulis yang berspesialisasi dalam edukasi pembayaran digital, QRIS, dan solusi fintech untuk UMKM di Indonesia. Konten ditulis berdasarkan pengalaman langsung dalam ekosistem pembayaran digital nasional.