Terima Pembayaran
Integrasi Mandiri
Tanpa Integrasi
Penerimaan Dana
Wallet as a service
Layanan Tambahan


QRIS Alipay & WeChat Pay adalah integrasi pembayaran cross-border yang memungkinkan merchant Indonesia menerima transaksi dari pengguna Alipay (China) dan WeChat Pay langsung melalui satu QR code. Layanan ini dimungkinkan oleh kerjasama Bank Indonesia dengan UnionPay International, Alipay+, dan WeChat Pay yang diatur dalam framework Bank Indonesia tentang QRIS Cross-Border. Untuk bisnis F&B, retail, dan wisata yang menyasar turis China atau ekspatriat, mengaktifkan QRIS Alipay dan WeChat Pay membuka revenue stream signifikan—data Kemenparekraf 2025 menunjukkan turis China menyumbang 35% dari total wisman dengan rata-rata spending Rp 18 juta per kunjungan.
Tiga alasan strategis: (1) Volume turis China kembali ke level pre-pandemi—2,5 juta wisatawan per tahun dengan kontribusi pariwisata Rp 45 triliun. (2) Preferensi pembayaran cashless tinggi—95% turis China lebih suka bayar via Alipay atau WeChat Pay daripada tukar rupiah. (3) Kompetisi minim antar merchant—belum semua bisnis di Bali, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta aktivasi layanan ini, jadi merchant yang ready dapat first-mover advantage.
Berbeda dengan QRIS reguler yang melayani user dengan e-wallet Indonesia, QRIS Alipay & WeChat Pay membaca QR yang ditampilkan ke turis China dan langsung settle dalam Rupiah ke rekening merchant. Tidak perlu setup terminal terpisah—satu QR untuk semua channel.
| Manfaat | Detail | Estimasi Impact |
|---|---|---|
| Akses ke 1,3M+ turis China/tahun | Per Kemenparekraf, turis China = #1 source kunjungan ASEAN | +15-30% revenue F&B/retail di area wisata |
| Conversion lebih tinggi | Turis China spend lebih banyak jika bisa bayar via app familiar | Average ticket size naik 20-40% |
| Settlement Rupiah otomatis | Tidak perlu hold valuta asing, langsung masuk rekening Rupiah | 0% currency exposure |
| 1 QR untuk multi-channel | Customer Indonesia tetap bisa pakai QRIS reguler dari QR yang sama | Tidak perlu terminal/QR tambahan |
| Compliance regulator | Layanan resmi terdaftar BI, audit-friendly | 0 risiko hukum |
Ya, melalui PJP (Penyedia Jasa Pembayaran) yang punya partnership cross-border dengan Alipay+. Ezeelink termasuk PJP yang menyediakan integrasi ini—merchant tidak perlu kontrak langsung dengan Alipay China. Setup biasanya selesai 5-10 hari kerja setelah submit dokumen, lebih cepat untuk bisnis yang sudah punya QRIS reguler.
MDR transaksi cross-border umumnya 1-2,5% per transaksi, sedikit lebih tinggi dari QRIS lokal (0,3-0,7%) karena ada biaya penyelenggara internasional. Tapi karena rata-rata nominal transaksi turis China lebih besar, profit margin tetap menarik. Cek detail biaya di skema potongan QRIS Ezeelink.
Lima sektor paling profitable: (1) F&B di lokasi turis (Bali, Yogya, Bandung), (2) Retail souvenir/oleh-oleh khas, (3) Spa/wellness/massage, (4) Tour operator dan transportasi, (5) Hotel/penginapan. Sektor lain juga cocok jika ada potensi turis melewat—mall, gas station, taxi, ritel modern.
Untuk regulasi cross-border QRIS, rujuk ke Bank Indonesia yang merilis press release reguler tentang ekspansi QRIS Cross-Border. Kemenparekraf mempublikasikan data turis dan tren spending. Aspi mengelola standar QRIS dan ekosistem PJP yang support cross-border.
Salah satu coffee shop merchant Ezeelink di area Seminyak Bali mengaktifkan QRIS Alipay & WeChat Pay pada Q1 2025. Sebelum aktivasi, transaksi turis China sangat rendah—sebagian besar gagal di check-out karena issue payment. Setelah 3 bulan aktivasi, data dashboard menunjukkan: 28% total transaksi datang dari Alipay/WeChat Pay, average ticket size turis China 65% lebih tinggi dari customer lokal (Rp 145.000 vs Rp 88.000), dan total revenue naik 40% dibanding quarter sebelumnya.
Studi kasus serupa tersebar di sektor F&B, retail, dan wisata. Pelajari layanan kami di Layanan QR Alipay & WeChat Pay Ezeelink atau lihat lebih banyak studi kasus di studi kasus Kantin Huawei.
QRIS Alipay & WeChat Pay adalah integrasi cross-border yang memungkinkan merchant Indonesia menerima pembayaran dari pengguna Alipay (China) dan WeChat Pay melalui satu QR code resmi yang terdaftar Bank Indonesia. Settlement otomatis dalam Rupiah ke rekening merchant.
Aktifkan QRIS Cross-Border via PJP yang support Alipay+ dan WeChat Pay (seperti Ezeelink). Setelah approval (5-10 hari kerja), QR code Anda otomatis bisa scan oleh aplikasi Alipay dan WeChat Pay. Settlement masuk ke rekening Rupiah seperti transaksi QRIS biasa.
Ya, asalkan terdaftar sebagai merchant resmi di PJP yang support Alipay+. Persyaratan dasar: NPWP bisnis (atau pribadi untuk UMKM mikro), domisili usaha jelas, dan rekening bank atas nama bisnis. Setup mudah dan tidak butuh modal khusus untuk hardware—satu QR sudah cukup.
MDR umumnya 1-2,5% per transaksi (sedikit lebih tinggi dari QRIS lokal karena cross-border fee). Tidak ada biaya bulanan atau setup fee untuk merchant Ezeelink. Biaya dipotong otomatis saat settlement, jadi merchant terima nominal bersih ke rekening.
Ya, sangat aman. Layanan ini melalui channel resmi yang diatur Bank Indonesia dan setoran Alipay+ International. Setiap transaksi terenkripsi end-to-end (PCI-DSS), tidak ada exposure data customer ke merchant, dan settlement dijamin oleh acquirer Indonesia. Risiko fraud jauh lebih rendah dibanding terima cash valuta asing.
Tiga poin utama: (1) QRIS Alipay & WeChat Pay membuka revenue stream baru—turis China spending tinggi dan preferensi pembayaran cashless. (2) Setup mudah, tidak perlu hardware tambahan—1 QR untuk semua channel termasuk QRIS lokal. (3) Compliance terjamin—channel resmi BI, settlement Rupiah, audit-friendly.
Mau aktifkan QRIS Alipay & WeChat Pay di bisnis Anda? Cek layanan QR Alipay & WeChat Pay Ezeelink atau langsung daftar merchant untuk konsultasi setup cepat dengan tim kami.