Terima Pembayaran
Integrasi Mandiri
Tanpa Integrasi
Penerimaan Dana
Wallet as a service
Layanan Tambahan


Penasaran nggak sih kenapa makin banyak warung yang punya banyak cabang? Faktornya bukan karena beruntung, tapi karena mereka punya sistem pembayaran yang gampang dikontrol.
Nah, QRIS bisa jaga semua transaksi tetap rapi, jadi pemiliknya pede buat ekspansi jadi bisnis waralaba tanpa takut kacau. Yuk bahas selengkapnya biar Anda bisa nyusul ke level itu!
Bisnis waralaba itu model kemitraan yang saling menguntungkan, di mana Anda menjalankan usaha dengan nama brand yang sudah dikenal dan tetap punya kendali atas operasional harian.
Simpelnya, ada 2 pihak utama:
Jadi, franchisor bisa memperluas pasar, sementara franchisee bisa mulai usaha dengan peluang sukses yang lebih tinggi karena sudah disiapkan SOP rapi, pendampingan, dan dukungan operasional dari awal.
Banyak warung sekarang mulai melirik model waralaba karena mereka butuh cara yang lebih rapi dan gampang buat ngembangin usaha.
Waralaba punya sistem yang sudah jadi, jadi pemilik warung nggak perlu mulai lagi dari nol, karena:
Selain itu, kebiasaan belanja orang Indonesia juga berubah. Banyak pelanggan sudah jarang bawa uang tunai dan lebih nyaman bayar pakai metode cashless lewat QRIS.
Berkat QRIS, keuntungan waralaba juga bisa dioptimalkan, karena:

QRIS punya peran besar banget dalam bantu warung naik kelas jadi bisnis waralaba. Cukup satu kode QR aja, bisa terima semua jenis pembayaran digital. Ini yang bikin waralaba lebih mudah distandarisasi dan nggak bikin pusing saat cabang makin banyak.
Berkat QRIS, sistemnya lebih simpel karena:
Pengguna Indonesia juga makin nyaman pakai metode cashless. Data dari Bank Indonesia juga mencatat bahwa jumlah merchant yang menerima QRIS juga meningkat pesat, dari sekitar 32 juta merchant di 2024 menjadi lebih dari 50 juta merchant di Juli 2025, yang sebagian besar adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Makanya, warung yang mau berkembang jadi waralaba wajib punya QRIS biar nggak kehilangan pelanggan.
QRIS cocok banget buat bantu warung naik jadi bisnis waralaba karena pemakaiannya sudah masif dan pemerintah juga terus dorong digitalisasi.
Sekarang pengguna QRIS sudah tembus 57 juta orang, dan merchant yang terima QRIS lebih dari 40 juta pedagang. Mayoritasnya UMKM, termasuk warung kecil yang lagi siap berkembang. Angka sebesar ini nunjukin kalau QRIS sudah jadi cara bayar yang paling gampang ditemuin di mana-mana. Konsumen juga makin nyaman pakai cashless, terutama di kota.
Selain itu, ada beberapa alasan teknis kenapa QRIS cocok buat scale up. Misalnya:
Pemerintah dan Bank Indonesia juga aktif banget nge-push digitalisasi UMKM lewat QRIS. Bahkan sekarang udah mulai cross-border, jadi QRIS bisa dipakai buat transaksi lintas negara seperti Malaysia, Singapura, dan Jepang. Dukungan kayak gini bikin pemilik waralaba makin pede buat ekspansi.
Checklist standardisasi QRIS untuk calon waralaba
Sebagai standar pembayaran nasional, Bank Indonesia menjelaskan QRIS digunakan untuk pembayaran berbasis QR di Indonesia. Untuk waralaba, standar pembayaran membantu cabang menjalankan proses yang lebih seragam.

Kalau Anda mau bawa warung ke level waralaba, ini langkah-langkah untuk memulai:
Pikirkan dulu mau dibawa ke mana warung Anda. Target lokasinya di mana, mau buka berapa cabang, dan standar layanan seperti apa yang ingin dijaga.
Biar gampang dipantau nanti, siapkan juga SOP dasar kayak kualitas menu, cara melayani pelanggan, sampai tampilan warung.
Paling simpelnya gabung jadi merchant Ezeelink yang prosesnya cepat lewat online dan aktivasinya cuma 1 hari. Begini caranya:
Dengan QRIS Ezeelink, dana bisa masuk dihari yang sama, bisa terima Alipay dan WeChat Pay untuk turis China, MDR-nya rendah, dan semua transaksinya tercatat otomatis di dashboard kasir, jadi gampang buat data alur kas.
Supaya berhasil scale up, Anda harus konsisten dan punya sistem yang efisien. Jadi, buat SOP operasional yang jelas untuk semua cabang termasuk cara terima pembayaran QRIS dan cara buat laporan transaksi.
Bangun juga sistem pembukuan digital supaya bisa monitor penjualan secara real-time.
Kalau sistemnya sudah efisien, tinggal lanjutin ekspansi bisnis. Setiap cabang baru tinggal ikut sistem dan SOP yang sudah disusun. Pastikan juga semuanya pakai QRIS biar transaksi tetap cepat dan aman.
Rutin cek data penjualan supaya tahu cabang mana yang stabil, mana yang perlu ditingkatkan. Pembaruan kecil seperti perbaikan layanan, menu, atau layout bisa bantu performa warung makin kuat.
Suka uang kan? Kalau iya kenapa belum juga pakai QRIS. Jangan ngarep warung bisa jadi waralaba, apalagi omzet naik kalau bayar aja harus nunggu kembalian receh.
QRIS Ezeelink bisa kasih satu QR praktis, yang dananya cair hari yang sama, pembayaran turis asing pun aman, praktis pantau cashflow lewat dashboard, dan MDR rendah. Kalau nunda, yang kenyang malah kompetitor.
Gabung jadi merchant sekarang, sebelum cuma jadi penonton di pesta omzet orang lain! GRATIS juga kalau mau konsultasi dulu via WhatsApp