Artikel

Omzet Naik Berkat WeChat Pay: Strategi UMKM Gaet Cuan dari Wisatawan

Misalnya nih, Sobat UMKM lagi asyik melayani pelanggan di toko, tiba-tiba ada turis asing yang mau belanja banyak tapi mereka nggak bawa uang tunai Rupiah! Mereka sibuk scrolling HP, lalu bertanya, “Do you accept WeChat Pay?”

Kalau saat itu kita cuma bisa geleng-geleng kepala, rasanya pasti sayang banget. Potensi transaksi jutaan rupiah bisa melayang begitu saja hanya karena urusan metode pembayaran. Nah, di era digital 2026 ini, keterbatasan itu seharusnya sudah jadi cerita lama. Kalau mau bisnis naik omzet, kita harus jemput bola ke tempat pelanggan kita berada—termasuk ke dalam dompet digital mereka.

Mengapa WeChat Pay Jadi Kunci Buat UMKM

Skenario di atas sangat mungkin terjadi loh bagi kita yang punya usaha UMKM. Kemenparekraf sendiri menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara tembus di angka 17,6 juta pada tahun 2026 ini. Di antara angka fantastis itu, wisatawan asal Tiongkok dan Asia Timur memegang porsi yang sangat signifikan. Belum lagi arus investasi industri dari Tiongkok yang mendatangkan tenaga ahli sebagai ekspatriat. Jadi jangan kaget kalau tiba-tiba ada turis atau ekspat Tiongkok beserta keluarganya yang datang ke warungmu buat pesan bakmi ya.

Kalau untuk komunikasi sih gampang, pakai Google Translate buat percakapan dasar sederhana juga beres. Masalahnya, bagi turis asal Tiongkok, dalam bertransaksi uang tunai bukan lagi pilihan utama. Bahkan transaksi berbasis kartu konvensional juga bukan yang utama. Data dari Wikipedia, hingga 88% konsumen di Tiongkok memilih mobile payment yang biasanya berbasis QR untuk transaksi. Iya, mereka secashless itu.

Alipay dan WeChat Pay merupakan 2 aplikasi e Wallet utama di Tiongkok, dan meskipun Alipay sedikit lebih unggul dalam sisi volume transaksi (54% vs 42%) WeChat Pay masih sedikit lebih unggul dari sisi penetrasi pengguna. Hampir semua pengguna smartphone di Tiongkok memiliki akun WeChat. Kenapa? Karena fungsinya WeChat ini kira-kira menggantikan fungsi WhatsApp kalau di negara kita, untuk komunikasi sehari-hari. Jadi wajar sekali kalau mereka jadi terbiasa menggunakan WeChat Pay untuk transaksi keuangan

Biar makin yakin, disimak ya kelebihan yang bisa didapat dari penggunaan QR Alipay WeChat Pay di bisnismu.

Kelebihan Memakai QR Alipay WeChat Pay Tidak memakai QR Alipay WeChat Pay
Jangkauan Pasar  Bisa melayani turis Tiongkok yang berpotensi menjadi loyal customer Kehilangan potensi belanja dari turis mancanegara yang terbiasa “cashless-first”
Proses Konversi Mata Uang  Otomatis konversi dari Yuan ke Rupiah langsung ke rekening.  Ribet karena harus hitung manual atau mengarahkan turis ke money changer dulu. 
Kecepatan Transaksi  Mendorong “impulsive buying” karena proses bayar tinggal scan dan selesai dalam hitungan detik.  Transaksi lebih lambat, antrean lama karena harus cari uang kembalian, berisiko pelanggan batal beli. 
Visibilitas Digital Bisnis lebih mudah ditemukan di mesin pencari, map, dan social media oleh turis atau ekspatriat  Bisnis tidak muncul dalam kueri pencarian wisatawan mancanegara yang mencari tempat belanja praktis. 
Potensi Referensi Bagi pengguna WeChat Pay yang terintegrasi dengan social media WeChat, akan mudah mereferensikan usaha kamu ke rekan dan koleganya Keunggulan usaha sulit dipasarkan dan direferensikan turis atau ekspatriat ke rekan dan koleganya

Baca Juga: WeChat Pay QR Adalah Apa? Cara Kerja & Cara Menggunakannya di Indonesia

Pengalaman “Lokal tapi Global” dengan QR WeChat Pay

UMKM yang mulai menerima pembayaran WeChat Pay mengalami peningkatan frekuensi belanja karena memberikan rasa nyaman dan akrab bagi para turis ini.  

Nah kalau calon pelanggannya sudah digital masak kita nya masih manual? Nggak nyambung dong. Izin…Kalau boleh spill sedikit, banyak UMKM atau bahkan kasir dan frontliner usaha, mulai dari kantin karyawan perusahaan asing, warung bakmi, perusahaan tour & travel sampai resto dan hotel yang mengakui kalau turis dan ekspatriat Tiongkok jadi lebih loyal saat bertransaksi secara digital. 

Ketika mereka merasa mudah membayar, mereka nggak akan ragu untuk menambah jumlah belanjaan. Ini adalah cara soft selling paling elegan. Cukup pasang logo WeChat Pay di depan tokomu atau di halaman checkout website, maka turis atau ekspatriat akan datang dengan sendirinya karena mereka tahu transaksinya akan lancar jaya.

Terbuka deh rahasia sederhana bagaimana bisnis naik omzet secara instan tanpa perlu promosi jor-joran ke wisatawan.

Terus bagaimana caranya terima transaksi WeChat Pay? Ribet nggak untuk terima uangnya? Nanti masuknya mata uang apa?

Tenang, Sobat UMKM. Berkat inovasi Ezeelink melalui QR Alipay WeChat Pay, prosesnya jadi sangat simpel. 

  • Kita tinggal masukkan angka yang mau kita tagihkan ke customer Tiongkok dalam mata uang Rupiah.
  • Kemudian QR nya akan tergenerate dan saat mereka scan akan langsung terkonversi ke Yuan.
  • Setelah mereka melakukan pembayaran dana yang masuk ke rekening kita sudah langsung terkonversi jadi Rupiah.

Jadi kita tidak pusing hitung-hitung kurs, tidak perlu repot menyebut angka tagihannya, dan pastinya tidak perlu cari kembalian. Praktis kan?

Belajar dari Data: Tren Pencarian yang Meningkat

Kalau Sobat UMKM masih ragu, mari kita intip data teknis dari lapangan. Berdasarkan performa pencarian di Google sepanjang tahun 2025, kueri seperti “cara menerima uang dari WeChat” dan “QRIS Alipay WeChat Pay” melonjak drastis.  

Artinya apa? Banyak rekan-rekan UMKM kita yang sudah sadar kalau pasar internasional adalah ladang cuan baru. Mereka yang lebih dulu mengadopsi teknologi ini terbukti memiliki visibilitas digital yang lebih kuat. Jika toko kita muncul di pencarian sebagai “Toko oleh-oleh yang terima WeChat Pay”, kamu sudah menang satu langkah dari kompetitor sebelah.

Cara Praktis Daftarin Usahamu via Ezeelink (Nggak Pakai Lama!)

Mau mulai sekarang tapi bingung caranya? Kamu bisa menggunakan jasa payment gateway seperti Ezeelink yang sudah punya izin resmi dari Bank Indonesia. Integrasinya pun sangat ramah buat UMKM yang nggak mau pusing soal teknis coding.

Berikut langkah ringkasnya:

  • Registrasi: Siapkan dokumen dasar seperti KTP, NPWP, dan NIB (Nomor Induk Berusaha) bila ada.
  • Kirim dokumen: Nanti Ezeelink akan menghubungimu untuk meminta dokumen usaha yang ingin didaftarkan.  
  • Proses Validasi: Setelah semua data di submit tinggal menunggu proses validasi dan pembuatan akun sambil menyiapkan bisnismu

Kesimpulan: Jangan Tunda Digitalisasi Bisnis Kamu!

Strategi agar bisnis naik omzet di tahun 2026 bukan lagi soal banting harga, tapi soal memberikan akses seluas-luasnya bagi pelanggan untuk berbelanja. Dengan menerima WeChat Pay, kamu baru saja membuka pintu toko kamu bagi jutaan pasang mata turis dari Tiongkok.

Bayangkan keuntungan yang masuk saat musim liburan atau momen-momen kunjungan wisatawan. Transaksi jadi lebih cepat, rapi dan tercatat, yang nggak kalah penting turis atau ekspatriat yang puas akan merekomendasikan kita ke rekan-rekan di negaranya.

Jadi sobat UMKM, jangan sampai ketinggalan untuk go digital dan ready global ya. Yuk, klik disini untuk aktifkan fitur pembayaran QR Alipay WeChat Pay sekarang juga dan persiapkan bisnis kita untuk potensi pertumbuhannya!

FAQ

  • Apakah perlu punya rekening Tiongkok untuk menerima pembayaran Alipay dan WeChat Pay?

Tidak, kita tidak perlu memiliki rekening luar negeri atau rekening Tiongkok untuk bisa menerima pembayaran Alipay WeChat Pay dari turis atau ekspatriat Tiongkok

  • Apakah perlu membuat akun di aplikasi WeChat atau Alipay untuk menerima pembayaran?

Tidak perlu, melalui aplikasi Ezeelink sudah bisa menggenerate QR yang bisa di scan customer yang menggunakan Alipay ataupun WeChat Pay dan menerima pembayaran dari mereka

  • Bagaimana perhitungan kurs Yuan/Renminbi yang berlaku untuk QR Alipay WeChat Pay?

Kurs akan berlaku di customer yang melakukan pembayaran. Jadi nominal yang kita selaku merchant input sebagai tagihan ke customer adalah nominal yang kita terima di rekening, semuanya dalam mata uang Rupiah

  • Apakah transaksi beda mata uang seperti ini aman untuk UMKM?

Sangat aman. Sistem pembayaran ini menggunakan teknologi enkripsi canggih dan autentikasi ganda untuk mencegah penipuan. Selain itu, seluruh penyelenggara jasa pembayaran seperti Ezeelink yang menyediakan layanan ini wajib memiliki izin resmi dan diawasi langsung oleh Bank Indonesia, sehingga keamanan transaksi kamu terjamin secara hukum.

  • Apakah ada biaya pendaftaran atau iuran bulanan yang mahal untuk layanan ini?

Ezeelink tidak memungut biaya pendaftaran maupun iuran bulanan untuk layanan QR Alipay WeChat Pay. biaya atau Merchant Discount Rate (MDR) hanya akan dikenakan dari transaksi yang berhasil dengan rate yang sangat terjangkau bagi pelaku UMKM.

Konsultasi Kebutuhan Bisnis Anda Gratis
Dapatkan saran personalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda