Blog, Business, Fintech

7 Bisnis yang Wajib Terima QR Alipay & WeChat Pay (Panduan Merchant 2026)

Dengan menyediakan opsi pembayaran QR Alipay dan WeChat Pay dari Ezeelink, bisnismu tidak hanya mempermudah transaksi bagi pelanggan tetapi juga akan meningkatkan daya tariknya di mata pasar internasional.

Tujuh bisnis yang paling wajib menerima QR Alipay dan WeChat Pay adalah tour & travel, hotel & penginapan, restoran, toko oleh-oleh, transportasi wisata, spa & wellness, serta klinik kecantikan. Ketujuhnya melayani wisatawan China yang hampir selalu membayar non-tunai lewat dua aplikasi tersebut.

Kalau bisnismu menyasar turis Tiongkok tapi belum menerima Alipay atau WeChat Pay, kamu kehilangan transaksi setiap hari. Di artikel ini kamu akan tahu kenapa dua aplikasi ini krusial, bisnis mana saja yang paling diuntungkan, dan cara mengaktifkannya cukup lewat satu QRIS.

Terakhir diperbarui: Juni 2026 — data mengacu pada Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia.

Kenapa Alipay & WeChat Pay Penting buat Bisnis di Indonesia?

Alasannya sederhana: pasarnya besar dan terus tumbuh. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 1,34 juta orang sepanjang 2025 — naik 12,2% dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun. Turis China adalah sumber kunjungan asing terbesar keempat, dengan sekitar 40% masuk lewat Bali dan 38% lewat Jakarta.

Masalahnya, turis China datang nyaris tanpa uang tunai. Lebih dari 90% transaksi di China dilakukan secara cashless lewat aplikasi pembayaran. Alipay (di bawah Ant Group) punya lebih dari 1 miliar pengguna, sementara WeChat Pay (Tencent) dipakai sekitar 800 juta orang. Saat berlibur, kebiasaan ini terbawa: mereka mencari merchant yang bisa memindai QR dari aplikasi mereka.

Kabar baiknya, lewat kerja sama pembayaran lintas negara (cross-border) yang difasilitasi Bank Indonesia, turis China kini bisa membayar dengan memindai QRIS milik merchant Indonesia memakai Alipay atau WeChat Pay. Artinya, kamu tidak perlu memasang mesin baru — cukup QRIS yang mendukung pembayaran asing.

Apa Bedanya Alipay dan WeChat Pay?

Keduanya sama-sama dompet digital raksasa dari China, tapi punya karakter berbeda. Memahaminya membantu kamu menyiapkan layanan yang pas.

AspekAlipayWeChat Pay
IndukAnt Group (Alibaba)Tencent
Pengguna> 1 miliar± 800 juta
KarakterFokus belanja & finansialMenempel di chat WeChat, dipakai harian
Cara terimaScan QRIS merchantScan QRIS merchant

Untuk merchant, kabar terbaiknya kamu tidak perlu memilih salah satu. Satu QRIS yang mendukung pembayaran lintas negara bisa menerima keduanya sekaligus. Pahami lebih dalam lewat artikel apa itu Alipay dan cara kerjanya.

Seberapa Besar Potensi Belanja Turis China?

Wisatawan China dikenal sebagai salah satu pembelanja terbesar di dunia. Mereka tidak hanya membayar akomodasi, tapi juga aktif berbelanja oleh-oleh, kuliner, dan pengalaman wisata. Karena terbiasa serba digital, mereka cenderung menghindari merchant yang hanya menerima tunai.

Berdasarkan ITB China Travel Trends Report 2025/26, sekitar 37% wisatawan China menjadikan Asia Tenggara — termasuk Indonesia — sebagai destinasi utama. Dipadukan dengan tren cashless di atas 90%, ini menciptakan peluang besar bagi merchant lokal yang siap menerima Alipay & WeChat Pay.

Setiap turis yang gagal membayar karena tokomu hanya menerima tunai adalah pendapatan yang lari ke kompetitor. Sebaliknya, kemudahan membayar mendorong mereka berbelanja lebih banyak dan kembali lagi.

7 Bisnis yang Wajib Menerima QR Alipay & WeChat Pay

Tidak semua bisnis sama-sama terdampak, tapi tujuh jenis usaha berikut adalah yang paling sering bersentuhan langsung dengan wisatawan China:

1. Tour & Travel dan Pemandu Wisata

Paket tur, tiket atraksi, hingga jasa pemandu sering dibayar langsung di lokasi. Menerima Alipay & WeChat Pay membuat transaksi lancar tanpa repot tukar uang.

2. Hotel, Vila, dan Penginapan

Dari pembayaran kamar, deposit, sampai layanan tambahan, tamu China lebih nyaman membayar lewat aplikasi mereka. Ini juga menaikkan kesan profesional bisnismu.

3. Restoran, Kafe, dan Kuliner

Wisatawan kuliner adalah segmen besar. Meja yang bisa dibayar lewat WeChat Pay membuat mereka memilih tempatmu dibanding yang hanya menerima tunai. Restoran di area wisata bahkan sering mencantumkan logo Alipay & WeChat Pay di pintu masuk sebagai sinyal “ramah turis”, yang terbukti menarik rombongan tur untuk mampir.

4. Toko Oleh-Oleh dan Retail Wisata

Belanja oleh-oleh sering bernilai besar dan impulsif. Tanpa opsi pembayaran favorit mereka, transaksi batal hanya karena tidak ada uang tunai. Banyak turis berbelanja dalam jumlah banyak untuk dibawa pulang, jadi satu transaksi bisa bernilai jauh lebih besar dari pembeli lokal biasa — sayang sekali jika hilang hanya karena soal metode bayar.

5. Transportasi dan Rental Kendaraan

Sewa mobil, sopir harian, hingga private transfer bandara lebih praktis ditagih lewat QR yang bisa dipindai aplikasi China.

6. Spa, Wellness, dan Pijat

Layanan relaksasi sangat diminati turis. Pembayaran cashless mempercepat checkout dan mengurangi antrean di kasir.

7. Klinik Kecantikan dan Wisata Medis

Segmen medical & beauty tourism bernilai tinggi per transaksi. Menerima Alipay & WeChat Pay jadi pembeda saat pasien asing memilih layanan. Karena nilai tindakan bisa mencapai jutaan rupiah, kemudahan membayar lewat aplikasi yang mereka percayai sering menjadi penentu apakah calon pasien jadi mengambil paket perawatan atau mengurungkannya.

Jenis BisnisPeluang Utama
Tour & travelTransaksi paket besar di lokasi
Hotel & penginapanPembayaran kamar & layanan tambahan
Restoran & kulinerWisata kuliner, transaksi berulang
Toko oleh-olehBelanja impulsif bernilai besar
Transportasi & rentalSewa harian & transfer bandara
Spa & wellnessCheckout cepat, layanan premium
Klinik kecantikanNilai transaksi tinggi, medical tourism

Bagaimana Cara Bisnismu Menerima Alipay & WeChat Pay?

Prosesnya jauh lebih sederhana dari yang dibayangkan. Kamu tidak perlu membuka rekening di China atau memasang mesin (EDC) khusus.

  1. Pastikan punya QRIS yang mendukung pembayaran lintas negara. Tidak semua QRIS otomatis menerima Alipay & WeChat Pay; pilih penyedia yang menyediakan fitur ini.
  2. Daftar lewat penyedia resmi seperti Ezeelink, lengkapi data usaha, dan aktifkan QR untuk pembayaran asing.
  3. Pajang QR di kasir dan latih staf mengenali logo Alipay & WeChat Pay saat pelanggan membayar.
  4. Pantau transaksi & pencairan lewat dashboard, dana masuk ke rekeningmu dalam Rupiah.

Langkah teknisnya bisa kamu dalami di panduan cara mengaktifkan QR Alipay & WeChat Pay untuk bisnis dan cara menerima transaksi dari wisatawan asing.

Apa Untungnya Menerima Pembayaran dari Turis China?

  • Tidak kehilangan penjualan hanya karena pelanggan tidak punya uang tunai atau kartu lokal.
  • Nilai transaksi lebih besar — turis cenderung belanja lebih banyak saat pembayaran mudah.
  • Citra bisnis lebih modern & ramah turis, meningkatkan ulasan positif.
  • Dana masuk dalam Rupiah, tanpa ribet kurs manual.
  • Satu QR untuk semua — QRIS lokal, Alipay, dan WeChat Pay sekaligus.

Apa Kesalahan Umum Saat Menyasar Pelanggan China?

  • Hanya menerima tunai. Turis China jarang membawa banyak uang fisik.
  • Mengira perlu sistem terpisah. Padahal cukup satu QRIS lintas negara.
  • Membebankan biaya tambahan ke pelanggan — dilarang Bank Indonesia dan menurunkan kepercayaan.
  • Staf tidak mengenali aplikasi sehingga pembayaran tertolak di kasir.
  • Tidak memajang logo Alipay & WeChat Pay, sehingga turis mengira tidak diterima.

Mulai Terima Alipay & WeChat Pay Bersama Ezeelink

Pasar wisatawan China terlalu besar untuk dilewatkan. Yang kamu butuhkan hanyalah satu QR yang siap menerima pembayaran lokal maupun asing.

Lewat Ezeelink, bisnismu bisa menerima QRIS, Alipay, dan WeChat Pay dalam satu sistem:

  • Terima Alipay & WeChat Pay — jangkau jutaan wisatawan China dengan satu QR.
  • Transaksi tercatat otomatis — tanpa pencatatan manual.
  • Pencairan dana cepat dalam Rupiah, langsung ke rekening.
  • Biaya transparan sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Siap menyambut pelanggan dari mancanegara? Hubungi tim Ezeelink untuk konsultasi gratis. Detail paket dan biaya layanan dijelaskan transparan saat pendaftaran.

FAQ Seputar QR Alipay & WeChat Pay untuk Bisnis

Apakah Alipay dan WeChat Pay bisa digunakan di Indonesia?
Bisa. Lewat kerja sama pembayaran lintas negara yang difasilitasi Bank Indonesia, turis pemegang Alipay dan WeChat Pay dapat membayar dengan memindai QRIS milik merchant Indonesia. Merchant menerima dananya dalam Rupiah, sehingga tidak perlu rekening atau sistem khusus dari China.
Bisnis apa saja yang paling butuh menerima Alipay & WeChat Pay?
Bisnis yang melayani wisatawan China paling diuntungkan: tour & travel, hotel dan penginapan, restoran, toko oleh-oleh, transportasi wisata, spa & wellness, serta klinik kecantikan. Bisnis di daerah wisata seperti Bali dan Jakarta merasakan dampak paling besar.
Apakah perlu mesin khusus untuk menerima Alipay & WeChat Pay?
Tidak perlu. Kamu cukup memiliki QRIS yang mendukung pembayaran lintas negara dari penyedia resmi. Pelanggan tinggal memindai QR yang sama, baik untuk pembayaran lokal maupun dari aplikasi China, tanpa tambahan mesin EDC.
Berapa banyak wisatawan China yang datang ke Indonesia?
Menurut Badan Pusat Statistik, kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 1,34 juta orang sepanjang 2025, naik 12,2% dan tertinggi dalam enam tahun. Mereka adalah sumber wisatawan asing terbesar keempat, dengan mayoritas masuk lewat Bali dan Jakarta.
Apakah dana dari Alipay & WeChat Pay masuk dalam Rupiah?
Ya. Meski pelanggan membayar lewat aplikasi China, merchant menerima hasil transaksi dalam Rupiah ke rekening yang terdaftar. Konversi kurs ditangani sistem pembayaran, sehingga kamu tidak perlu menghitung nilai tukar secara manual.
Bolehkah menambahkan biaya ke turis yang membayar pakai Alipay/WeChat Pay?
Tidak boleh. Sama seperti QRIS domestik, Bank Indonesia melarang merchant membebankan biaya layanan (MDR) kepada pembeli. Biaya transaksi ditanggung merchant dan sebaiknya sudah diperhitungkan dalam harga jual, bukan ditambahkan saat pelanggan membayar.
Konsultasi Kebutuhan Bisnis Anda Gratis
Dapatkan saran personalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda

About Tim Konten Ezeelink

Tim Konten Ezeelink adalah tim penulis yang berspesialisasi dalam edukasi pembayaran digital, QRIS, dan solusi fintech untuk UMKM di Indonesia. Konten ditulis berdasarkan pengalaman langsung dalam ekosistem pembayaran digital nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *