Blog

Cara Melihat Laporan Transaksi QRIS Merchant dan Settlement

Cover artikel cara melihat laporan transaksi QRIS merchant.

Laporan transaksi QRIS merchant adalah sumber untuk mencocokkan pembayaran dengan penjualan, bukan sekadar daftar nominal. Nama kolom dan tampilan dashboard dapat berbeda antar-PJP , tetapi merchant umumnya perlu mencari tanggal, waktu, nominal, status, referensi, potongan atau fee, serta informasi settlement. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Artikel ini memberi cara membaca laporan tanpa mengarang nama menu atau angka biaya tertentu. Gunakan periode yang sama antara laporan merchant, POS atau nota, dan mutasi rekening. Jika ada selisih, beri status dan nomor tiket daripada menghapus transaksi.

Ringkasan cepat

  • Unduh laporan dari dashboard atau kanal resmi PJP dan simpan periode ekspornya. Rujukan resmi: Bank Indonesia.
  • Gunakan nomor referensi sebagai kunci; nama pelanggan atau screenshot bukan kunci yang cukup.
  • Pisahkan gross, fee/MDR, net settlement, pending, refund, batal, dan transaksi ganda.
  • Jangan menyimpulkan transaksi gagal hanya karena notifikasi terlambat.
  • Format laporan dan waktu settlement mengikuti PJP; verifikasi sebelum membuat SOP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apa yang dimaksud laporan transaksi QRIS merchant?

Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Perbedaan laporan transaksi QRIS, laporan settlement, dan mutasi rekening.
Laporan transaksi bukan mutasi rekening

Gambar: Laporan transaksi dan mutasi rekening perlu dicocokkan karena waktu proses dan waktu dana masuk dapat berbeda.

Laporan transaksi adalah data pembayaran yang dapat dipakai merchant untuk melihat aktivitas transaksi pada periode tertentu. Laporan dapat tersedia di dashboard, aplikasi, email, atau file ekspor. Tidak semua PJP menggunakan nama kolom yang sama, sehingga merchant perlu membuat kamus kolom internal berdasarkan file aktual. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

QRIS sendiri merupakan standar pembayaran QR, sedangkan laporan, settlement, dan detail dashboard mengikuti PJP serta produk merchant. Dasar QRIS dapat dibaca pada halaman BI di https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/default.aspx. Jangan menyalin tampilan satu PJP sebagai standar semua penyedia.

Di mana cara melihat laporan transaksi?

Masuk melalui dashboard atau aplikasi merchant yang resmi, pilih menu laporan atau transaksi, tentukan periode, lalu ekspor bila tersedia. Simpan tanggal unduh, nama akun, dan periode laporan pada nama file. Jika laporan dikirim melalui email, periksa alamat pengirim dan jangan mengklik tautan login yang mencurigakan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jika menu atau nama kolom tidak ditemukan, tanyakan PJP. Panduan merchant Ezeelink di https://ezeelink.co.id/blog/qris-merchant/ dapat menjadi referensi alur, tetapi tampilan yang muncul pada akun Anda dapat berbeda. Jangan memberikan password atau OTP kepada pihak yang menawarkan bantuan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Kolom apa saja yang perlu diperiksa?

Kolom waktu, referensi, gross, MDR, net, status, dan tanggal settlement yang perlu diperiksa.
Kolom laporan yang wajib dicek

Gambar: Periksa waktu, nominal, status, dan referensi meski nama kolom dapat berbeda antar-PJP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Mulai dari nomor referensi, tanggal dan waktu, nominal transaksi, nama atau identitas merchant, status, jenis transaksi, dan informasi settlement. Beberapa laporan juga memiliki fee atau MDR, nominal bersih, channel, terminal, atau keterangan refund. Tandai kolom mana yang berasal dari laporan dan mana yang berasal dari POS.

Gunakan definisi yang konsisten. “Nominal transaksi” dapat berarti bruto, sedangkan dana yang masuk rekening adalah nominal bersih setelah potongan atau penyesuaian. Jika arti kolom tidak jelas, minta dokumentasi PJP daripada menebak. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Data Fungsi Pertanyaan QA
Referensi transaksi Menghubungkan laporan dengan nota atau order. Apakah unik dan tersimpan lengkap?
Tanggal dan waktu Menentukan periode transaksi. Apakah zona waktu dan cut-off dipahami?
Nominal bruto Nilai pembayaran sebelum potongan. Apakah sama dengan nota?
Fee/MDR Potongan sesuai ketentuan akun. Apakah tarif dan kategorinya benar?
Nominal bersih Dana yang seharusnya disettle. Apakah cocok dengan rekening?
Status Berhasil, pending, gagal, refund, atau batal. Apakah status akhir sudah jelas?

Cara mencocokkan laporan dengan penjualan

Gunakan tiga sumber: daftar penjualan atau POS, laporan merchant, dan mutasi rekening settlement. Cocokkan nomor order atau nota dengan referensi, nominal bruto dengan tagihan, status dengan bukti pembayaran, dan nominal bersih dengan dana masuk. Untuk transaksi tanpa nomor order, buat status belum teridentifikasi dan lakukan penelusuran.

Jangan mencocokkan hanya berdasarkan tanggal karena beberapa transaksi dapat settle pada hari berbeda. Gunakan nomor referensi dan pahami cut-off. Jika laporan terpotong per periode, pastikan transaksi di batas hari tidak dihitung dua kali.

Bagaimana membaca potongan atau MDR?

Potongan atau MDR adalah biaya yang dapat muncul sesuai kategori merchant, ketentuan BI, dan pengaturan PJP. Laporan biasanya menjadi sumber angka aktual untuk periode tersebut, sedangkan perjanjian atau ketentuan akun menjelaskan dasar tarif. Jangan menulis angka yang berlaku untuk satu kategori sebagai angka semua bisnis. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Periksa apakah potongan dihitung dari bruto, apakah ada pembulatan, dan apakah terdapat penyesuaian lain. Bila angka tidak sesuai, simpan baris laporan dan tanyakan PJP. Panduan rekonsiliasi Ezeelink tersedia di https://ezeelink.co.id/blog/cara-lakukan-rekonsiliasi-keuangan/. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apa arti settlement dalam laporan?

Alur transaksi berhasil menuju gross, potongan, net, dan settlement.
Dari transaksi ke settlement

Gambar: Alur laporan bergerak dari pembayaran masuk, perhitungan potongan, hingga dana settlement.

Settlement menunjukkan proses atau hasil pemindahan dana ke rekening merchant. Beberapa PJP menyajikan tanggal transaksi dan tanggal settlement secara terpisah. Merchant perlu memahami cut-off, hari operasional, rekening tujuan, dan nominal bersih agar tidak menganggap perbedaan tanggal sebagai kehilangan dana. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Jika status transaksi berhasil tetapi settlement belum terlihat, cek periode, nominal bersih, rekening, dan riwayat penyesuaian. Jika melewati jadwal resmi, buat tiket dengan referensi dan file laporan. Jangan mengubah status penjualan menjadi gagal hanya karena dana belum tampak. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Cara menangani pending, refund, dan transaksi ganda

Pisahkan status pembayaran dari status order. Pending memerlukan pemantauan sampai status akhir. Refund memerlukan bukti persetujuan atau proses dari pihak yang berwenang. Transaksi ganda memerlukan pencocokan dua referensi dan keputusan apakah salah satunya dikembalikan.

Catat tanggal pengajuan, nomor tiket, nominal yang dipersoalkan, dan status terbaru. Jangan meminta pelanggan membayar ulang sebelum transaksi pertama dipastikan. Jika masalahnya terkait dugaan QR palsu atau nama penerima, amankan bukti dan rujuk https://ezeelink.co.id/blog/qris-palsu/. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Seberapa sering laporan perlu diunduh?

Bisnis dengan volume tinggi sebaiknya melakukan rekonsiliasi harian. Bisnis kecil dapat memilih harian atau beberapa kali per minggu, tetapi jangan menunggu terlalu lama karena akses laporan, retensi data, dan ingatan kasir dapat berubah. Tetapkan pemilik proses dan jadwal pemeriksaan.

Nama file sebaiknya mencantumkan PJP, periode transaksi, tanggal unduh, dan status pemeriksaan. Batasi akses file karena laporan dapat memuat informasi transaksi. Jangan mengirim file mentah ke grup publik. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Checklist laporan sebelum tutup buku

Rutinitas harian mencocokkan order, laporan QRIS, settlement, refund, dan selisih.
Rutinitas laporan harian merchant

Gambar: Ekspor laporan, cocokkan dengan penjualan, dan tandai selisih sebelum tutup buku.

Pastikan periode benar, jumlah baris masuk akal, transaksi berhasil sudah memiliki referensi, pending dan refund diberi tanda, potongan dicatat, settlement dibandingkan dengan rekening, dan selisih memiliki penanggung jawab. Simpan versi asli ekspor sebelum membuat catatan koreksi.

Jika membutuhkan QRIS merchant atau laporan yang lebih sesuai proses bisnis, gunakan kanal resmi Ezeelink di https://ezeelink.co.id/qris/ atau https://ezeelink.co.id/daftar-merchant/. Konfirmasi fitur dashboard sebelum artikel atau sales material menyebut nama menu tertentu. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Pemeriksaan akhir Hasil yang diharapkan Jika tidak cocok
Periode Tanggal laporan sama dengan periode penjualan. Ekspor ulang dan cek cut-off.
Jumlah transaksi Baris laporan dapat dijelaskan. Cari transaksi ganda, pending, atau hilang.
Bruto Total cocok dengan nota atau POS. Periksa salah nominal dan pembatalan.
Fee/MDR Potongan tercatat sesuai akun. Cek kategori dan ketentuan PJP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.
Net settlement Dana bersih cocok dengan rekening. Cek jadwal dan tiket PJP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.
Status khusus Pending/refund/batal memiliki tindak lanjut. Jangan hapus; beri nomor referensi.

Kesimpulan

QRIS dapat membantu bisnis menerima pembayaran dengan lebih rapi jika pilihan metode, pemeriksaan status, pencatatan, potongan, dan settlement disatukan dalam satu SOP. Gunakan informasi resmi PJP dan Bank Indonesia sebagai acuan, lalu uji alur nyata sebelum menjadikannya janji kepada pelanggan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Merchant menyiapkan laporan dan rekonsiliasi QRIS melalui kanal resmi.
Daftar QRIS Ezeelink dan mulai terima pembayaran dari bank dan e-wallet.

Referensi

Artikel ini membedakan laporan transaksi, laporan settlement, dan mutasi rekening serta menggunakan contoh angka sebagai ilustrasi. Nama kolom, format ekspor, retensi data, MDR, jadwal settlement, dan fitur dashboard dapat berbeda menurut PJP dan versi produk. Karena fitur, biaya, limit, settlement, dan kebijakan PJP dapat berubah, periksa kembali sumber Bank Indonesia serta informasi Ezeelink terbaru sebelum menjadikannya acuan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Bank Indonesia — QRIS dan mode pembayaran — https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/default.aspx

FAQ

Bagaimana cara melihat laporan transaksi QRIS merchant?

Masuk ke dashboard atau aplikasi merchant resmi, pilih periode, lihat atau ekspor laporan, lalu cocokkan dengan nota, POS, dan mutasi settlement. Nama menu serta kolom dapat berbeda antar-PJP. Jika tidak menemukan laporan, hubungi dukungan resmi dan jangan memberikan password atau OTP. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Kolom apa yang paling penting di laporan QRIS?

Nomor referensi, tanggal dan waktu, nominal bruto, status, fee atau MDR bila tersedia, nominal bersih, dan informasi settlement adalah kolom utama. Tambahkan nomor order dari sistem internal. Pastikan definisi kolom dipahami karena nominal transaksi dan dana masuk tidak selalu sama.

Apakah laporan QRIS sama dengan uang yang masuk rekening?

Tidak selalu. Laporan dapat menampilkan bruto, fee atau MDR, penyesuaian, dan nominal bersih. Dana dapat masuk pada tanggal settlement yang berbeda dari tanggal transaksi karena cut-off atau hari operasional. Cocokkan referensi, nominal bersih, periode, dan rekening tujuan.

Bagaimana jika transaksi berhasil tetapi tidak muncul di laporan?

Periksa periode, filter, rekening merchant, status akhir, dan waktu sinkronisasi. Simpan nomor referensi serta bukti transaksi, lalu hubungi PJP melalui kanal resmi. Jangan menghapus catatan penjualan atau meminta pembayaran ulang sebelum statusnya ditelusuri. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Berapa lama laporan QRIS disimpan?

Masa akses dan retensi berbeda antar-PJP. Merchant sebaiknya mengunduh laporan secara berkala sesuai kebutuhan pembukuan, rekonsiliasi, dan kebijakan retensi internal. Batasi akses, simpan versi asli, dan jangan menyimpan PIN, OTP, atau data autentikasi. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Apakah potongan QRIS terlihat di laporan?

Banyak laporan merchant menyediakan kolom fee, MDR, atau nominal bersih, tetapi nama dan detailnya bergantung pada PJP. Gunakan laporan aktual dan ketentuan akun. Jika potongan tidak jelas, minta definisi kolom atau rincian dari PJP sebelum menyusun perhitungan. Rujukan resmi: Bank Indonesia.

Baca juga

Ditulis oleh Tim Konten Ezeelink | Diverifikasi oleh Tim Editorial Ezeelink
Diperbarui: 16 September 2026

Konsultasi Kebutuhan Bisnis Anda Gratis
Dapatkan saran personalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda

About Tim Konten Ezeelink

Tim Konten Ezeelink adalah tim penulis yang berspesialisasi dalam edukasi pembayaran digital, QRIS, dan solusi fintech untuk UMKM di Indonesia. Konten ditulis berdasarkan pengalaman langsung dalam ekosistem pembayaran digital nasional.