Artikel

QRIS Tap untuk Bisnis: Manfaat dan Cara Kerjanya

Ilustrasi pembayaran QRIS Tap dengan NFC di transportasi publik

Pembayaran digital terus berkembang, dan salah satu fitur yang mulai menarik perhatian pelaku bisnis adalah QRIS Tap. Berbeda dari QRIS biasa yang mengharuskan pelanggan memindai kode QR, QRIS Tap memakai teknologi Near Field Communication (NFC) sehingga pembayaran dapat dilakukan dengan menempelkan smartphone Android ber-NFC ke perangkat atau terminal merchant yang mendukung.

Bagi merchant, fitur ini bisa membantu mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean, dan membuat pengalaman pembayaran terasa lebih praktis. Namun, sebelum menggunakannya, bisnis tetap perlu memahami cara kerja QRIS Tap, perangkat yang dibutuhkan, aplikasi PJP yang mendukung, serta alur otorisasi yang tetap harus dilakukan pelanggan.

Jawaban singkat: QRIS Tap adalah metode pembayaran QRIS berbasis NFC dari Bank Indonesia. Pengguna membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS Tap di smartphone Android ber-NFC, memilih menu QRIS/QRIS Tap dan sumber dana, melakukan otorisasi, lalu mendekatkan ponsel ke terminal merchant. Untuk bisnis, QRIS Tap membantu mempercepat antrean dan membuat transaksi lebih rapi tercatat.

Apa Itu QRIS Tap?

QRIS Tap adalah generasi terbaru dari sistem pembayaran QRIS yang memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC). Dengan teknologi ini, pengguna cukup mendekatkan smartphone Android ber-NFC ke terminal pembayaran setelah membuka aplikasi PJP yang mendukung QRIS Tap. Tidak perlu membuka kamera, tidak perlu scan, prosesnya jauh lebih ringkas.

Kalau kamu ingin membaca versi yang lebih dasar, Ezeelink juga punya panduan tentang definisi dan cara kerja QRIS Tap.

Kehadiran QRIS Tap membawa kemajuan nyata dalam ekosistem pembayaran digital Indonesia. Metode ini hadir sebagai alternatif yang lebih cepat, praktis, dan tetap aman untuk berbagai jenis transaksi sehari-hari. Dengan QRIS generasi terbaru, semua pembayaran bisa diselesaikan dengan satu tap.

Yang perlu kamu tahu, QRIS Tap hadir dengan dua fitur utama. Pertama adalah Single Tap, yang dirancang untuk transaksi sekali bayar di sektor ritel. Kedua adalah Tap In Tap Out, yang bekerja untuk pembayaran berbasis jarak atau waktu seperti di transportasi umum dan parkir.

Dengan fitur Tap In Tap Out, tarif dihitung secara otomatis sesuai rute atau durasi perjalanan, mirip sistem kartu yang sudah kita kenal di MRT Jakarta. Keduanya hadir sebagai wujud nyata komitmen Bank Indonesia dalam mendorong ekosistem pembayaran digital yang lebih efisien dan inklusif.

Apa Bedanya QRIS Tap dan QRIS Scan Biasa?

Meski terlihat sama, sebenarnya QRIS Tap dan QRIS Scan punya cara kerja yang cukup berbeda.

Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Santoso, menegaskan perbedaan ini dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) di Jakarta Convention Center. Menurutnya, kalau sebelumnya QRIS Scan menggunakan kamera ponsel, dengan QRIS Tap pengguna tidak perlu lagi membuka kamera. Cukup dekatkan smartphone ke alat pembaca, dan transaksi langsung berjalan.

Aspek QRIS Tap QRIS Scan
Teknologi NFC, cukup tap perangkat ke terminal Kamera ponsel untuk memindai QR code
Alur pengguna Buka aplikasi PJP, pilih QRIS/QRIS Tap, otorisasi, lalu tap Buka aplikasi, pindai kode QR, cek nominal, lalu konfirmasi
Kebutuhan perangkat Smartphone Android ber-NFC dan aplikasi yang sudah mendukung QRIS Tap Smartphone berkamera dan aplikasi pembayaran QRIS
Cocok untuk Transportasi, parkir, ritel cepat, dan lokasi dengan antrean tinggi UMKM umum, toko, restoran, dan transaksi QR biasa

Bagaimana Cara Kerja QRIS Tap Berbasis NFC?

Menggunakan QRIS Tap jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan. Prosesnya singkat dan tidak butuh banyak langkah. Santoso dari ASPI bahkan menggambarkannya sesimpel ini: “Tinggal pencet tombol QRIS Tap, langsung didekatkan.”

Secara umum, begini alur penggunaannya:

  • Buka aplikasi pembayaran/PJP yang sudah mendukung fitur QRIS Tap di smartphone Android kamu.
  • Pilih menu QRIS atau QRIS Tap pada menu pembayaran yang tersedia.
  • Pilih sumber dana yang ingin digunakan untuk membayar.
  • Pastikan NFC aktif di perangkat kamu sebelum memulai transaksi.
  • Lakukan otorisasi sesuai ketentuan aplikasi, misalnya PIN atau biometrik.
  • Dekatkan smartphone ke terminal NFC milik merchant sampai transaksi diproses.

Sebelum mulai menggunakan QRIS Tap, ada tiga hal yang wajib kamu cek terlebih dahulu. Pertama, pastikan smartphone Android kamu sudah dilengkapi fitur NFC. Kedua, perbarui aplikasi pembayaran ke versi terbaru agar fitur QRIS Tap bisa diakses dengan lancar. Ketiga, pastikan koneksi internet tersedia karena transaksi tetap berjalan melalui aplikasi pembayaran atau PJP yang kamu gunakan.

Bagi merchant, hal yang sama juga berlaku. Terminal pembayaran atau sistem kasir perlu diperbarui agar bisa menerima transaksi menggunakan QRIS Tap. Jadi, baik dari sisi pengguna maupun pemilik bisnis, persiapannya sama-sama tidak rumit.

QRIS Tap Bisa Dipakai di Mana Saja?

Banyak yang penasaran soal jangkauan QRIS Tap, “apakah sudah cukup luas atau masih sangat terbatas?” Faktanya, QRIS tap bisa dipakai di banyak tempat dan terus berkembang pesat. Mulai dari transportasi publik, ritel, hingga layanan kesehatan sudah mulai mengadopsinya, di antaranya:

Transportasi

Layanan Implementasi QRIS Tap
KRL Commuter Line Pembayaran tiket melalui aplikasi mobile banking atau dompet digital yang sudah mendukung QRIS Tap.
MRT Jakarta Gerbang stasiun sudah mendukung sistem tap berbasis QRIS.
LRT Jakarta dan LRT Jabodebek Sistem tap diterapkan agar pengalaman pembayaran digital terasa lebih ringkas bagi pengguna.
Transjakarta Non-BRT Fitur Tap On Bus dengan QRIS sedang diimplementasikan bertahap pada armada reguler.
Transjakarta Koridor BRT Gerbang halte utama secara bertahap akan mendukung QRIS Tap In-Tap Out.

Merchant Ritel dan UMKM

Pada fase awal peluncuran, QRIS Tap sudah tersedia di ribuan merchant dari sektor ritel, rumah sakit, UMKM, transportasi, dan parkir. Untuk konteks terbaru, laporan ANTARA yang mengutip Bank Indonesia pada November 2025 menyebut QRIS Tap telah mencatat sekitar 252 ribu transaksi senilai Rp13,8 miliar dan menjangkau sekitar 1,1 juta merchant. Angka ini menunjukkan adopsinya bergerak jauh melampaui fase awal peluncuran.

Platform dan Bank Pendukung

Berdasarkan daftar Bank Indonesia per Desember 2025, QRIS Tap sudah didukung oleh 16 penyedia jasa pembayaran atau PJP. Beberapa yang sudah familiar di kalangan masyarakat antara lain BRI, Mandiri, BNI, QRIS Tap BCA, CIMB Niaga, QRIS Tap GoPay, DANA, ShopeePay, Bayarind, Netzme, dan lainnya. Pengguna layanan e-wallet maupun mobile banking dari institusi yang sudah mendukung bisa memanfaatkan fitur QRIS Tap melalui aplikasi masing-masing.

Wilayah yang Sudah Aktif

Berdasarkan pembaruan implementasi yang mengutip Bank Indonesia pada November 2025, QRIS Tap sudah aktif beroperasi di 14 provinsi di Indonesia. Agar lebih mudah dipindai, berikut ringkasannya:

Area Provinsi
Sumatera Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau
Jawa dan Bali Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali
Kalimantan Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan
Sulawesi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah

Aplikasi, Bank, dan PJP Apa yang Mulai Mendukung QRIS Tap?

Supaya kamu dan pelangganmu bisa langsung menikmati kemudahan QRIS Tap, penting untuk tahu platform mana saja yang sudah resmi mendukungnya. Saat ini ada tiga kategori utama yang bisa kamu cek:

Kategori Penyedia yang Mendukung
Perbankan Bank Mandiri, BNI, BCA, BRI, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank DKI, BPD Bali, Bank National Nobu
Dompet Digital DANA, ShopeePay, GoPay, Netzme
Penyedia Pembayaran Lain Bayarind

Daftar ini kemungkinan besar akan terus bertambah seiring dengan perluasan ekosistem QRIS Tap ke lebih banyak penyedia jasa pembayaran. Jadi, kalau aplikasi atau bank kamu belum ada di sini, pantau terus pembaruan dari Bank Indonesia dan masing-masing platform ya.

Apa Manfaat QRIS Tap untuk Bisnis?

Buat kamu yang menjalankan bisnis, baik skala kecil maupun menengah, adopsi QRIS Tap punya nilai nyata yang sayang untuk dilewatkan. Berikut manfaat QRIS Tap yang perlu kamu pertimbangkan:

Mendorong Peningkatan Omset Penjualan

Dengan menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dan mobile banking, bisnis kamu otomatis terbuka untuk lebih banyak pelanggan. Semakin tinggi adopsi pembayaran digital di masyarakat, semakin besar potensi transaksi yang bisa kamu tangkap.

Ditambah lagi, proses pembayaran yang lebih cepat lewat QRIS Tap membantu mengurangi antrean panjang di kasir, yang berujung pada kepuasan pelanggan yang lebih baik dan kemungkinan mereka untuk kembali lagi.

Biaya Operasional yang Lebih Efisien

Dibandingkan dengan pengadaan mesin EDC atau metode pembayaran kartu kredit yang sering kali membebankan potongan yang tinggi, menerima pembayaran lewat QRIS jelas lebih bersahabat untuk kas bisnismu. Ezeelink menerapkan MDR (Merchant Discount Rate) standar QRIS yang sangat kompetitif, yakni hanya 0,7% untuk berapapun nominal transaksinya. Dengan potongan yang rendah dan transparan ini, kamu bisa menekan biaya operasional secara signifikan dan memaksimalkan setiap keuntungan yang didapat tanpa perlu pusing memikirkan biaya tersembunyi.

Pencatatan Keuangan Otomatis dan Rapi

Setiap transaksi QRIS Tap langsung tercatat secara otomatis di sistem bank atau aplikasi e-wallet merchant. Ini menghemat waktu karena kamu tidak perlu mencatat penjualan secara manual satu per satu. Dengan data transaksi yang tersusun rapi, kamu jadi lebih mudah menyusun laporan keuangan bulanan dan memantau arus kas bisnis secara real-time.

Keamanan Transaksi yang Lebih Terjaga

QRIS Tap menghilangkan kebutuhan uang tunai sekaligus risiko yang menyertainya. Tidak ada lagi urusan uang kembalian yang membingungkan, dan risiko kesalahan penghitungan uang di kasir pun berkurang drastis. Setiap transaksi tercatat secara digital dengan jejak yang jelas, sehingga lebih mudah diverifikasi jika sewaktu-waktu ada pertanyaan soal riwayat pembayaran.

Menjangkau Pelanggan yang Lebih Luas

Semakin banyak konsumen yang lebih memilih transaksi cashless dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan menyediakan opsi pembayaran modern seperti QRIS Tap, bisnis kamu menjadi lebih relevan dan menarik bagi segmen pelanggan yang melek digital, yang pada akhirnya bisa membantu memperluas basis pelangganmu secara organik.

Apa Tantangan QRIS Tap yang Perlu Diperhatikan?

Di balik berbagai keunggulannya, penerapan QRIS Tap tentu tidak lepas dari sejumlah tantangan yang perlu disikapi dengan bijak. Memahami hambatan ini justru bisa membantu bisnis kamu mempersiapkan diri lebih matang, di antaranya:

Ketimpangan Infrastruktur Digital di Berbagai Daerah

Akses internet yang merata masih menjadi pekerjaan rumah besar di Indonesia. UMKM yang beroperasi di wilayah pedesaan atau daerah terpencil sering kali menghadapi kendala koneksi yang tidak stabil dan keterbatasan perangkat, sehingga adopsi QRIS Tap di sana belum bisa berjalan secepat di kota besar.

Literasi Keuangan Digital yang Masih Perlu Ditingkatkan

Riset Bank Dunia tahun 2021 menyoroti masih rendahnya pemahaman masyarakat pedesaan terhadap layanan keuangan digital. Tanpa bekal pengetahuan yang memadai, risiko kesalahan transaksi atau menjadi korban penipuan berkedok pembayaran digital bisa meningkat. Edukasi yang konsisten dari semua pihak, termasuk merchant, menjadi sangat penting dalam hal ini.

Ancaman Keamanan Siber

Meski secara umum lebih aman dibandingkan transaksi tunai, ekosistem pembayaran digital tetap menyimpan potensi risiko seperti phishing, penyalahgunaan data, atau manipulasi transaksi. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara penyedia layanan, regulator, dan pengguna untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan literasi keamanan digital.

Apakah Bisnis Perlu Menyiapkan QRIS Tap dari Sekarang?

Jawabannya singkat: iya, dan semakin cepat semakin baik.

Pelanggan kini semakin terbiasa dengan kemudahan pembayaran digital. Ketika mereka datang ke bisnismu dan bisa membayar dengan tap setelah membuka aplikasi yang mendukung QRIS Tap, pengalaman belanja terasa lebih praktis. Pengalaman yang mudah dipahami seperti ini bisa membantu pelanggan merasa nyaman untuk kembali.

Selain itu, manfaat yang sudah kita bahas tadi bukan hanya soal kenyamanan pelanggan. Dari sisi bisnis, QRIS Tap ternyata bisa membawa efisiensi bagi bisnis, mulai dari pencatatan transaksi otomatis, potensi MDR 0% untuk usaha mikro, hingga jangkauan pelanggan yang lebih luas.

Jangan tunggu sampai kompetitor lebih dulu bergerak. Pelanggan yang merasakan kemudahan di tempat lain, tentu akan membandingkannya dengan pengalaman berbelanja di tempatmu.

Siap Upgrade Pembayaran Bisnis Kamu? Mulai dari QRIS!

Layanan QRIS Ezeelink untuk transaksi bisnis dengan MDR rendah

Kehadiran QRIS Tap membuktikan bahwa inovasi pembayaran digital akan terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi banyak bisnis. Namun, sebelum melompat ke tren teknologi terbaru, langkah paling krusial dan mendasar bagi sebuah bisnis saat ini adalah mulai beradaptasi dengan sistem QRIS standar, yang sudah menjadi fondasi utama transaksi non-tunai masa kini.

Jika kamu ingin mulai menerima pembayaran QRIS dengan cara yang praktis dan terpercaya, Ezeelink hadir sebagai solusi yang tepat. Ezeelink adalah penyedia solusi pembayaran digital untuk bisnis yang membantu merchant menerima pembayaran QRIS dan metode pembayaran lintas negara seperti Alipay dan WeChat Pay. Ezeelink menyediakan layanan pembayaran berbasis QRIS dengan sejumlah keunggulan yang siap mengoptimalkan bisnismu:

  • Transaksi terekam otomatis: setiap pembayaran langsung masuk ke sistem tanpa perlu pencatatan manual
  • Dana cair di hari yang sama: tidak perlu menunggu lama untuk mengakses hasil penjualan
  • MDR rendah dan kompetitif: lebih hemat biaya di setiap transaksi
  • Menerima Alipay dan WeChat Pay: jangkauanmu meluas hingga ke pelanggan mancanegara

Tertarik untuk mulai menggunakan QRIS? Hubungi tim Ezeelink sekarang untuk konsultasi gratis atau langsung ajukan penggunaan layanannya. Satu langkah kecil ini bisa membawa perbedaan besar bagi kelancaran transaksi dan pertumbuhan bisnismu ke depan.

Baca juga: panduan dasar QRIS Tap

FAQ

Apa itu QRIS Tap?
QRIS Tap adalah metode pembayaran digital dari Bank Indonesia yang memanfaatkan teknologi NFC (Near Field Communication). Pada tahap awal, transaksi dilakukan melalui aplikasi pembayaran di smartphone Android ber-NFC, lalu perangkat didekatkan ke terminal pembayaran tanpa perlu scan barcode. Inovasi ini resmi diluncurkan pada 14 Maret 2025 sebagai bagian dari pengembangan ekosistem QRIS di Indonesia.
QRIS Tap caranya bagaimana?
Caranya cukup mudah. Buka aplikasi pembayaran/PJP yang mendukung QRIS Tap, pilih menu QRIS atau QRIS Tap, pilih sumber dana, pastikan NFC aktif, lakukan otorisasi sesuai ketentuan aplikasi, lalu dekatkan ponsel Android ke terminal pembayaran milik merchant. Transaksi diproses tanpa perlu membuka kamera atau scan barcode.
Apa bedanya QRIS dan QRIS Tap?
QRIS konvensional mengandalkan kamera smartphone untuk memindai QR code di kasir, sedangkan QRIS Tap menggunakan teknologi NFC sehingga cukup dekatkan ponsel ke alat pembaca. Prosesnya lebih cepat karena tidak perlu mengarahkan kamera ke barcode.
QRIS Tap bisa bank apa saja?
Berdasarkan daftar Bank Indonesia per Desember 2025, QRIS Tap sudah didukung oleh 16 PJP. Dari sisi perbankan ada Bank Mandiri, BNI, BCA, BRI, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Sinarmas, Bank Mega, Bank DKI, BPD Bali, dan Bank National Nobu. Untuk dompet digital dan penyedia pembayaran lain, ada DANA, ShopeePay, GoPay, Bayarind, dan Netzme.
Apakah QRIS Tap harus pakai NFC?
Ya, QRIS Tap membutuhkan fitur NFC yang aktif. Pada tahap awal, rujukan resmi BI menyebut penggunaan QRIS Tap tersedia melalui smartphone Android ber-NFC dan aplikasi pembayaran/PJP yang mendukung. Sebelum bertransaksi, pastikan perangkat, aplikasi, dan koneksi internet dalam kondisi siap.
QRIS Tap bisa dipakai di iPhone?
Untuk tahap awal, Bank Indonesia menyebut QRIS Tap tersedia melalui aplikasi pembayaran di smartphone Android yang mendukung NFC. Dukungan untuk sistem operasi lain, termasuk iOS, akan mengikuti pengumuman resmi jika sudah tersedia. Jadi, pengguna iPhone sebaiknya mengecek pembaruan dari Bank Indonesia atau aplikasi pembayaran masing-masing.
Konsultasi Kebutuhan Bisnis Anda Gratis
Dapatkan saran personalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda