QRIS Cross Border 2026: Daftar Negara dan Cara Kerja
Jawaban singkat untuk pertanyaan “QRIS Cross Border negara mana saja?”: per 16 Juli 2026, QRIS Antarnegara telah digunakan di enam negara mitra: Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Pengguna tetap perlu memakai aplikasi pembayaran Indonesia yang berpartisipasi dan memindai standar QR negara tujuan; cakupan aplikasi serta merchant dapat berbeda di tiap koridor.
Daftar negara saja belum cukup. Merchant perlu tahu apakah QR yang sudah dimiliki dapat menerima pembayaran turis, bagaimana kurs dikonversi, bukti apa yang diperiksa, dan ke mana sengketa dilaporkan. Panduan ini menjadi status tracker berbasis BI sekaligus checklist operasional untuk bisnis pariwisata.

QRIS Cross Border Bisa Dipakai di Negara Mana Saja?

Menurut halaman resmi QRIS Antarnegara Bank Indonesia yang diverifikasi pada 16 Juli 2026, enam negara tersebut adalah Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Halaman yang sama memuat PJP peserta, standar QR lokal, serta catatan implementasi bertahap.
|
Negara |
Status resmi |
Standar/QR yang dicari |
Catatan pengguna |
|
Thailand |
Digunakan |
PromptPay |
Pakai aplikasi Indonesia peserta |
|
Malaysia |
Digunakan |
DuitNow QR |
Cakupan PJP perlu dicek |
|
Singapura |
Digunakan |
NETS QR |
Diluncurkan 17 November 2023 |
|
Jepang |
Digunakan |
JPQR Global |
Resmi terhubung 17 Agustus 2025; cari merchant/QR yang kompatibel |
|
Korea Selatan |
Digunakan |
Seoul Pay/Jeju Pay sesuai daftar BI |
Resmi terhubung 1 April 2026; peserta bertahap |
|
Tiongkok |
Digunakan |
UnionPay, Alipay, atau unified QR berlogo terkait |
Implementasi resmi 30 April 2026 |
|
Freshness rule: Status negara, PJP peserta, dan logo merchant dapat berubah. Cek halaman BI serta aplikasi sebelum keberangkatan atau sebelum memasang materi promosi di outlet. |
Apa Itu QRIS Cross Border dan Siapa yang Terlibat?
QRIS Cross Border adalah interkoneksi standar QR pembayaran Indonesia dengan standar negara mitra melalui kerja sama bank sentral dan industri. Wisatawan Indonesia dapat membayar di luar negeri memakai aplikasi domestik yang berpartisipasi; sementara wisatawan negara mitra dapat membayar merchant QRIS Indonesia melalui aplikasi mereka.
Di belakang satu pemindaian ada Bank Indonesia, bank sentral mitra, ASPI, PJP penerbit, acquirer, switcher, serta bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD). Pihak-pihak tersebut menghubungkan pesan pembayaran dan penyelesaian mata uang lokal. Merchant tidak perlu memahami semua detail jaringan untuk menerima pembayaran. Yang perlu diketahui hanya PJP mana yang mendukung koridor tersebut.
Untuk sudut traveler yang lebih umum, baca cara menggunakan QRIS di luar negeri. Halaman ini sengaja lebih merchant-facing: status negara, penerimaan turis, rekonsiliasi, dan kesiapan outlet.
Bagaimana Cara Kerja QRIS Antarnegara?

Cara kerjanya menghubungkan aplikasi asal pembayar, standar QR negara merchant, konversi mata uang lokal, dan status transaksi dalam satu alur. Pembayar melihat nominal dalam mata uang yang relevan sebelum konfirmasi; merchant menerima status pada kanal pembayarannya.
|
Tahap |
Traveler Indonesia di luar negeri |
Turis asing di Indonesia |
|
Buka aplikasi |
Aplikasi Indonesia yang berpartisipasi |
Aplikasi negara asal yang berpartisipasi |
|
Scan |
QR lokal negara mitra |
QRIS merchant Indonesia |
|
Nominal |
Dikonfirmasi dalam konteks mata uang tujuan/Rupiah |
Merchant menagihkan Rupiah |
|
Konversi |
Saldo Rupiah didebet dan merchant menerima mata uang lokal |
Saldo asing didebet dan merchant menerima Rupiah |
|
Status |
Pengguna dan merchant mendapat notifikasi berhasil |
Pengguna dan merchant mendapat notifikasi berhasil |
|
Jika masalah |
Laporkan ke PJP Indonesia yang dipakai |
Merchant menghubungi PJP/acquirer-nya |
BI menjelaskan settlement antarsistem dilakukan melalui bank ACCD dengan mata uang lokal. Bagi pengguna, efek praktisnya adalah kurs dikonversi otomatis. Namun, jangan berasumsi semua aplikasi, semua QR, dan semua merchant pada suatu negara langsung kompatibel.
Bank dan Aplikasi Apa yang Mendukung QRIS Cross Border?

Bagi pengguna yang merupakan pelanggan yang ingin bertransaksi menggunakan QRIS di luar negeri, dDaftar peserta berbeda per negara dan dapat berubah, jadi acuan terbaik adalah tabel PJP terbaru milik BI serta menu pada aplikasi. Pada halaman resmi Juli 2026, nama seperti BCA, BRI, BNI, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Bank Permata, BSI, DANA, GoPay, ShopeePay, LinkAja, dan PJP lain muncul pada koridor tertentu. Ini tidak berarti semuanya aktif di semua negara.
-
Buka halaman QRIS Antarnegara BI dan pilih negara tujuan.
-
Cari nama bank/dompet digital yang akan kamu pakai pada kolom wisatawan Indonesia.
-
Periksa tanda bintang: BI menandai sebagian peserta sebagai dalam proses atau implementasi bertahap.
-
Perbarui aplikasi dan cari fitur QRIS lintas negara sesuai panduan penyedia.
-
Lakukan transaksi uji bernilai kecil di merchant yang menampilkan logo QR kompatibel.
-
Simpan metode pembayaran cadangan; jangan bergantung pada satu aplikasi saat bepergian.
|
Untuk merchant Indonesia: QRIS yang sudah dimiliki dapat menerima pembayaran turis negara mitra, tetapi BI tetap menyarankan merchant mengonfirmasi dukungan QRIS Antarnegara kepada PJP masing-masing. |
Bagaimana Kurs, Limit, dan Biaya Dihitung?

Kurs dikonversi otomatis dalam alur pembayaran, sementara limit QRIS Antarnegara mengikuti batas QRIS Indonesia, yaitu maksimal Rp10 juta per transaksi. Aplikasi peserta dapat memiliki kontrol risiko atau limit kumulatif tambahan.
BI menyatakan merchant Indonesia menerima Rupiah sesuai nominal yang ditagihkan. FAQ BI juga menjelaskan biaya merchant mengikuti skema MDR QRIS domestik yang ditetapkan regulator.
|
Komponen |
Siapa melihat apa |
Yang perlu dikonfirmasi |
|
Nominal tagihan |
Merchant Indonesia: Rupiah |
Pastikan nominal pada layar benar |
|
Kurs |
Dikonversi otomatis |
Nilai final sebelum konfirmasi |
|
Limit |
Maksimum Rp10 juta/transaksi |
Sisa limit aplikasi pengguna |
|
MDR merchant |
Mengikuti skema QRIS domestik BI |
Kategori merchant dan laporan PJP |
|
Biaya pengguna |
Dapat bergantung aplikasi/koridor |
Baca ringkasan sebelum memasukkan PIN |
Untuk contoh penggunaan di salah satu koridor, baca cara bayar QRIS di Malaysia lalu tetap cek daftar peserta terbaru sebelum berangkat.
Seberapa Besar Penggunaan QRIS Cross Border?
Data BI menunjukkan penggunaan lintas negara tumbuh cepat dan transaksi inbound lebih besar daripada outbound pada triwulan I 2026. Ini memberi alasan bisnis bagi merchant wisata untuk menyiapkan SOP penerimaan, bukan sekadar memasang stiker.
Dalam siaran pers BI 30 April 2026, transaksi inbound mencapai 2,79 juta transaksi, naik 222% yoy, dengan nilai Rp713,59 miliar. Outbound tercatat 737.647 transaksi senilai Rp249,26 miliar pada periode yang sama.
Angka tersebut tidak berarti setiap outlet otomatis menerima semua aplikasi asing. Statistik nasional menunjukkan arah permintaan; kesiapan merchant tetap ditentukan oleh PJP, koneksi, pelatihan kasir, visibilitas QR, dan proses verifikasi. Karena itu, ukuran sukses outlet sebaiknya mencakup transaksi berhasil, error rate, waktu penanganan, serta selisih rekonsiliasi.
Bangun baseline outlet sebelum promosi dimulai: catat jumlah transaksi turis, negara asal jika pelanggan bersedia menyebutkannya, nilai rata-rata transaksi, penolakan scan, dan kasus pembayaran ulang. Bandingkan data mingguan dengan periode ramai yang setara. Dengan cara ini, merchant dapat membedakan pertumbuhan permintaan dari masalah operasional dan tidak menyimpulkan keberhasilan hanya dari satu transaksi besar.
Apa Manfaat QRIS Cross Border untuk Merchant Pariwisata?
Manfaat terbesarnya adalah mengurangi friksi pembayaran bagi turis sambil membuat merchant menerima Rupiah pada kanal yang sudah dikenal. QRIS Cross Border paling cocok untuk hotel kecil, restoran, toko suvenir, destinasi wisata, transportasi lokal, dan layanan yang rutin melayani pelanggan mancanegara; outlet dengan sedikit turis dapat memulai dari uji sederhana sebelum mengubah SOP.
-
Pilihan pembayaran lebih familiar: turis memakai aplikasi negara asal yang berpartisipasi.
-
Konversi otomatis: merchant menagihkan dan menerima Rupiah sesuai alur resmi.
-
Transaksi tercatat: data membantu shift kasir dan rekonsiliasi.
-
Tidak perlu QR terpisah untuk setiap negara: gunakan QRIS yang didukung PJP, lalu konfirmasi cakupan.
-
Trade-off nyata: kompatibilitas tidak merata, staf perlu pelatihan, dan koneksi tetap menjadi dependency.
Merchant yang belum memiliki kanal QRIS dapat memulai dari cara punya QRIS. Jangan memasang klaim “menerima semua aplikasi dunia”! Sebutkan koridor yang benar-benar didukung dan perbarui materi secara berkala.
Apa Checklist Merchant Menyambut Turis Asing?
Kesiapan merchant harus diuji dari meja kasir, bukan hanya dari kontrak PJP. Jalankan simulasi sebelum musim ramai dan ulangi saat aplikasi, EDC, atau jaringan berubah.
|
Area |
Checklist |
Bukti siap |
|
PJP |
Konfirmasi inbound negara mitra aktif |
Jawaban tertulis/menu resmi |
|
Display |
QRIS bersih, nama merchant jelas |
Uji scan berhasil |
|
Kasir |
Tahu cara cek status dan nominal |
Simulasi pergantian shift |
|
Bahasa |
Instruksi singkat Indonesia-Inggris |
Kartu bantu di kasir |
|
Koneksi |
Internet utama dan cadangan |
Tes pada jam sibuk |
|
Rekonsiliasi |
Tag transaksi cross-border bila tersedia |
Laporan harian |
|
Dispute |
Kanal bantuan PJP tersimpan |
SOP bukti dan nomor tiket |
Latih kasir mengucapkan: “Please check the merchant name and amount before confirming.” Setelah pelanggan membayar, kasir memeriksa notifikasi dan dashboard merchant. Jangan memotret PIN, saldo, atau identitas yang tidak diperlukan.
Outlet yang membutuhkan konfirmasi suara tambahan dapat mempelajari soundbox QRIS. Perangkat suara hanya membantu awareness; kasir tetap perlu memeriksa status transaksi dan memastikan dukungan provider untuk pembayaran lintas negara.
Sediakan kartu keputusan sederhana di dekat kasir. Jika QR tidak terbaca, arahkan pelanggan memeriksa kompatibilitas aplikasi atau memakai metode cadangan. Jika aplikasi pelanggan menampilkan berhasil tetapi dashboard merchant belum berubah, tahan proses pembayaran kedua, catat nomor referensi, dan minta supervisor memeriksa kanal resmi. Instruksi singkat seperti ini mengurangi improvisasi saat antrean sedang panjang.
|
Latihan dua skenario: Simulasikan transaksi berhasil dan status tertunda pada setiap pergantian staf baru. Ukur apakah kasir dapat menemukan bukti transaksi, menentukan kapan harus eskalasi, dan menjelaskan langkah berikutnya dalam bahasa sederhana tanpa menjanjikan refund atau settlement instan. |
Apa Risiko dan Cara Mengatasi Transaksi Bermasalah?

Risiko operasional utama adalah salah QR, salah nominal, aplikasi tidak berpartisipasi, jaringan terganggu, status terlambat, atau dispute yang salah kanal. Sebagian besar masalah lebih mudah ditangani jika merchant mencatat reference, waktu, nominal, dan aplikasi yang digunakan.
-
Pastikan nama merchant dan nominal sesuai sebelum pembayar memasukkan PIN.
-
Jika QR tidak dikenali, cek logo standar lokal dan dukungan aplikasi. Jangan memaksa scan berulang.
-
Jika status belum muncul, periksa dashboard merchant sebelum meminta pembayaran kedua.
-
Simpan nomor referensi, waktu, nominal, dan pesan error tanpa merekam data sensitif.
-
Pengguna Indonesia melaporkan masalah ke PJP Indonesia yang aplikasinya dipakai.
-
Merchant menghubungi acquirer/PJP yang menerbitkan layanan QRIS-nya.
-
Rekonsiliasi transaksi dan settlement secara terpisah; status berhasil belum sama dengan jadwal pencairan.
Jika isu berlanjut ke dana masuk, lihat alur pencairan QRIS same day. Jangan menjanjikan waktu penyelesaian sengketa yang belum dikonfirmasi provider.
Bagaimana Merchant Memulai QRIS Cross Border bersama Ezeelink?
Mulai dari konfirmasi dukungan PJP, lalu siapkan display, koneksi, SOP status, dan rekonsiliasi. QRIS Cross Border memberi peluang nyata, tetapi pengalaman turis tetap ditentukan oleh kesiapan outlet saat pembayaran terjadi.
-
QRIS merchant yang jelas dan mudah dipindai.
-
Status transaksi terpantau oleh kasir dan admin.
-
Materi bilingual singkat untuk mengurangi salah langkah.
-
Rekonsiliasi serta dukungan yang memiliki owner dan bukti.
Pelajari solusi QRIS Ezeelink dan hubungi tim untuk memeriksa kebutuhan merchant pariwisata. Dukungan negara, PJP, aplikasi, Alipay/WeChat Pay, fitur perangkat, biaya, dan SLA harus dikonfirmasi pada saat konsultasi. Jangan mengambil keputusan hanya dari materi promosi lama.
Ezeelink terdaftar sebagai PJP QRIS berizin Bank Indonesia (No. 23/572/DKSP/Srt/B).
Setelah aktif, jadwalkan tinjauan bulanan yang memiliki owner. Perbarui daftar negara dan PJP dari sumber BI, uji satu transaksi kecil bila koridor baru relevan, cek apakah materi bilingual masih akurat, lalu rangkum pola error untuk provider. Merchant juga perlu memisahkan status pembayaran, settlement, dan dispute dalam laporan agar tim tidak menganggap ketiganya sebagai kejadian yang sama.
Untuk jaringan multi-outlet, mulai dari satu lokasi wisata yang paling siap sebagai pilot. Dokumentasikan perangkat, versi aplikasi, kualitas koneksi, jam transaksi, dan respons dukungan. Pelajaran dari pilot dapat diubah menjadi SOP yang sama untuk lokasi lain, sementara perbedaan acquirer atau profil pelanggan tetap dicatat sebagai pengecualian. Rollout bertahap memberi bukti yang lebih berguna daripada langsung memasang klaim penerimaan di semua outlet.

Referensi:




